Kamu gak sendirian!

id Bahasa Indonesia

4 Kunci Hubungan Sehat yang Perlu Remaja Pahami

4 Kunci Hubungan Sehat yang Perlu Remaja Pahami

Siapa sih yang enggak pengin punya hubungan yang sehat dan bahagia dengan pasangan? Hubungan yang sehat ini enggak melulu berarti harus romantis atau sering menghabiskan waktu bersama. Tapi, ada hal lain yang mendasari agar hubungan ini berjalan baik dan berkualitas.

Berikut 4 kunci yang menjadi dasar dari hubungan yang sehat.

Komunikasi dua arah dan terbuka

Selain berbagi perasaan, remaja dalam suatu hubungan yang sehat juga membicarakan hal apapun yang terjadi di kehidupan mereka, mulai dari masalah pertemanan, keuangan, hingga kesehatan mental. Saling mengutarakan dan saling mendengarkan.

Bahkan ketika kamu punya pendapat yang berbeda misal, pasanganmu akan mendengarkan tanpa menghakimi, lalu menanggapi dari sudut pandangnya. Jadi, enggak ada istilah siapa lebih cerewet dari siapa atau perkataan siapa yang dianggap paling benar. Fair aja, gitu…

Kepercayaan

Membangun kepercayaan memang butuh waktu dan enggak mudah. Dibutuhkan komunikasi yang baik dan kegiatan-kegiatan berkualitas untuk mengenal satu sama lain.

Rasa saling percaya dalam hubungan akan menimbulkan rasa aman dalam keterbukaan. Kalau sudah percaya dengan pasangan, kamu enggak akan mudah cemburu, enggak posesif, dan minim drama.

Saling menghargai

Baik kamu maupun pasanganmu sama rata kedudukannya. Enggak boleh ada yang mendominasi atau dirugikan salah satunya.

Tindakan-tindakan kecil seperti berterima kasih, meminta maaf, atau mengakui kesalahan bisa membuat pasanganmu merasa dihargai keberadaannya. Selain itu, enggak boleh ada kekerasan baik fisik, seksual, maupun verbal yang melecehkan dan merendahkan harga diri pasangan.

Punya batasan

Hubungan yang sehat berarti sama-sama berkomitmen dengan hal-hal yang kita sepakati bersama pasangan, termasuk soal batasan. Batasan merupakan sebuah ‘jalan’ menuju proteksi diri, baik secara fisik, mental, dan emosional. Contohnya seperti batasan terhadap akses di medsos atau batasan dalam kontak fisik.

Kalau enggak ada batasan dalam hubungan, sama saja menahan diri dari kebebasan dan membiarkan orang lain mengendalikan diri kita.

Kamu yang menjalani hubungan sehat akan memiliki perilaku lebih baik, bahagia, dan penuh penerimaan. Tak hanya fisik, kesehatan mentalmu juga lebih terjaga.

Nah, untuk mengetahui lebih jauh mengenai hubungan sehat dan bagaimana tips-tips untuk menerapkan 4 kunci hubungan sehat di atas, belajar lewat E-learning SETARA adalah solusi yang tepat. E-learning SETARA merupakan media pembelajaran bagi kamu yang ingin mengakses informasi terkait hak kesehatan reproduksi dan seksualitas di mana saja dan kapan saja.

Di sini, ada juga materi tentang Membangun Relasi Sehat yang bisa banget dipelajari bareng praktisi berpengalaman. Setelah mengikuti pembelajaran ini, niscaya bakal memuluskan jalanmu untuk memiliki hubungan yang baik dan enggak toksik!

Sumber:

https://www.healthline.com/health/healthy-relationshiphttps://www.ny.gov/teen-dating-violence-awareness-and-prevention/what-does-healthy-relationship-look#:~:text=Healthy%20relationships%20involve%20honesty%2C%20trust,or%20retaliation%2C%20and%20share%20decisions.

https://www.hellosehat.com/mental/hubungan-harmonis/kunci-hubungan-yang-sehat/

Bagikan Artikel Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lain