Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/sobatask/sobataskid/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/sobatask/sobataskid/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/sobatask/sobataskid/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/sobatask/sobataskid/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36
Pahami Kespro via Sosmed - Sobat ASK

Kamu gak sendirian!

id Bahasa Indonesia

Pahami Kespro via Sosmed

Pahami Kespro via Sosmed


Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/sobatask/sobataskid/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Kehidupan remaja saat ini tak bisa dilepaskan dari keberadaan sosial media, apakah itu untuk kebutuhan pribadi maupun komunitas. Penggunaan sosial media tidak hanya untuk jejaring pertemanan tapi sudah merambah ke kebutuhan primer, ini artinya setiap gerak kehidupan kita tidak lepas dari menelusur berbagai informasi menggunakan sosmed. Menghadapi kebutuhan informasi dan teknologi sedemikian rupa, beberapa waktu lalu Youth Center Pilar (Pusat Informasi dan Layanan Remaja) PKBI Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Youth Media Festival 2014 yang ditujukan kepada seluruh remaja di Kota Semarang.

Youth Media Festival 2014 merupakan acara berbagi cerita dan pengalaman yang dikemas dari rangkaian ulang tahun PKBI ke-57 pada 23 Desember mendatang, menghadirkan empat pembicara Arie Karisma (comic), Ashari (dot Semarang), Adelia Ismarizha (Pilar PKBI). Acara yang digelar di Gedung Dharmawanita  pada Minggu 14 Desember 2014 ini dihadiri oleh perwakilan remaja Teman Sebaya (PE) dari berbagai perguruan tinggi, SMA, Karang Taruna, dan Dinas Kesehatan Kota, Puskesmas, Guru BP dan pemerhati kesehatan remaja. Lita Harianja (Penyiar Prambors FM Semarang), yang memandu acara mengawali dengan informasi berbagai persoalan yang dialami oleh remaja di seluruh dunia.

YMF 6

Sementara itu, narasumber Arie Karisma menyampaikan; bahwa pengalamannya menekuni comic, merasa terbantu dengan kemudahan sosmed, mengapa? Karena sosmed merupakan sarana bisnis yang berbasis biaya rendah, kecepatan dan ketepatan sasaran informasi dapat diukur melalui putaran waktu yang tidak terlalu lama. Konselor Pilar Adelia Ismarizha bercerita tentang pengalamannya mendampingi remaja yang menemui masalah pribadi, sosmed menjadi penting, karena mereka tidak mau jati dirinya diketahui oleh konselor. Dengan demikian, Adel yang berpengalaman dalam pendampingan remaja merasa ringan untuk memberikan saran. Ini tidaklah pupus hanya sampai di tingkat konsultasi tetapi Pilar juga berharap remaja mampu mengambil keputusan yang tepat untuk melindungi dirinya dari risiko terjadinya kehamilan tidak diinginkan (KTD), kekerasan seksual serta tertular IMS dan HIV AIDS.

YMF 1

Selama kurun waktu berkegiatan dalam isu kesehatan reproduksi yang terjadi di kalangan remaja, Pilar telah memberikan informasi dan layanan kesehatan reproduksi yang sifatnya komprehensif kepada remaja di Jawa Tengah sejak dibentuknya pada tahun 1998.  Youth Media Festival 2014 yang digagas dan dipersiapkan merupakan serangkaian dari acara bertemakan “Be Creative, Stay Positive” yang digelar PKBI Jateng berisi kegiatan inspiratif dan kreatif bagi remaja tentang penggunaan sosial media dan perkembangan teknologi. Penggunaan sosial media tersebut diarahkan untuk  pemberian informasi kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif melalui kegiatan lomba fotografi, esai, pameran foto, flash-mob, penampilan akustik, talk show, dan kegiatan lainnya.

YMF 8

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan peran serta remaja yang tergabung dalam kelompok peduli kespro di sekolah-sekolah, karang taruna maupun mereka yang tergabung dalam Kelompok Teman Sebaya (PE) di perguruan tinggi serta mereka yang bergerak secara individu.

 

Antonius Juang Saksono

Tags

Bagikan Artikel Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lain